Kehabisan Nyawa


Bukan pembual akhlak atau moral, apalagi tentang taboo atau pantangan-pantangan berkudis yang telah termaktub sejak azali, semua itu langsung tak ada kena mengena. Tapi aku perlu jujur dengan diri sendiri, aku tak suka dadah. Khayalan sober aku jauh lebih berpuaka. Aku tak perlukan bantuan dadah sintetik, SAYA SOBER, SAYA OK. Tanpa dadah pun aku tetap boleh … Teruskan membaca

mimpi-mimpi indah anarki


    Aku tak tahu kalau ini adalah sambutan pesta atau perayaan menyambut kedatangan kiamat. Gema hinggar-binggar disulami letupan-letupan mercun terus membingit sepanjang malam. Bunga api tak putus-putus mekar di bentangan tirai langit . Bergiliran satu demi satu tak ada putusnya.   Di bawah tiang-tiang lampu ada himpunan manusia berpesta riang dan bernyanyikan lagu-lagu dalam … Teruskan membaca

Desa Para Pencuri


ADA sebuah desa yang semua penghuninya pencuri. Pada malam hari, semua orang akan meninggalkan rumah mereka dengan membawa serta kunci maling dan lentera untuk kemudian mencuri di rumah tetangga. Mereka akan pulang kala fajar tiba dengan membawa banyak hasil curian menuju ke rumah mereka sendiri yang telah dirampok pula. Dengan demikian, semua orang hidup berbahagia … Teruskan membaca

Rumit (Naguib Mahfouz)


Pagi itu, dokter telah selesai memeriksa pasien kelima. Kemudian masuk pasien keenam, seorang ibu bertubuh semampai dan bercadar. Parasnya cantik. Tapi terselip guratan penderitaan yang mendalam di wajahnya, bak mawar putih berlepotan debu jalanan. “Tolong, Pak Dokter!” teriaknya segera. Dokter menghampiri. Tenang sedikit tersenyum. “Ada apa, Bu?” tanya dokter. Keduanya duduk berhadapan. Dengan malu dan … Teruskan membaca

Lelaki yang berteriak Teresa (Italo Calvino)


Aku menjauh dari trotoar, berjalan mundur beberapa langkah dengan wajah tengadah, lalu dari tengah jalan, seraya mengatupkan kedua tangan agar membentuk corong di sekitar mulut, aku berteriak sekeras-kerasnya: “Teresa!” Bayangan tubuhku berusaha bersembunyi dari sinar bulan yang temaram, jatuh bagai gumpalan kelam di kaki. Seseorang melintas di jalan yang sama. Sekali lagi aku berteriak: “Teresa!” … Teruskan membaca

Republik ( Naguib Mahfouz)


Sebelum raja pertama memerintah kerajaan Mesir, lembah Sungai Nil dipecah menjadi beberapa wilayah yang memiliki dewa, kepercayaan, dan pemerintahan masing-masing. Salah satu dari wilayah tersebut, yang bernama Khnum, mempunyai reputasi sangat tersohor, tak lain karena tanahnya yang subur, iklimnya yang sejuk, dan populasinya yang padat. Namun, sayangnya, wilayah itu kemudian terpuruk setelah ditempa cobaan dan … Teruskan membaca

  • Temerloh punkrocker

    images
  • Menembus tembok silam Adios