1 juta tahun perjalanan cahaya menuju liberasi

pink is not punk

marjinal dan taring babi

Di kalangan musik underground beraliran punk , aku meletakkan Marjinal bertaraf super group. Malah untuk sebuah band underground dari dunia ketiga , mereka hampir sempurna diambilkira dari segi permainan musik , idea dan aktiviti mereka yang kembali membuatkan aku percaya terhadap ideologi radikal kiri bergelar anarkisme.

Berpengkalan di Indonesia. Mereka telah mengalami evolusi dari nama Anti-abri dan kemudian Anti-Military sebelum menjadi Marjinal . Seperti juga peredaran nama-nama yang telah mereka pilih yang bersifat radikal itu , Marjinal masih kekal radikal . Cuma saja lebih beranjak dewasa dari stail musik hingga ke ideologi.

Apakah kelainan dalam musiknya Marjinal?

Sesiapa yang memahami punk akan terus mengatakan musik mereka itu Punk yang segar tapi di asimilasi petikan gitar berbau elemen rock zaman 80an serta lagu-lagu mereka yang sing-along itu sendiri sangat catchy sekali untuk terus diputar berkali-kali.

Lirik lagu marjinal rata-ratanya berbahasa indonesia . Jelas perjuangan mereka mahu meliberasikan bangsa mereka. Jadi mengapa perlu menyanyikan lagu berbahasa inggeris seperti band-band Asia lain ? bukankah bangsa europe sudah cukup banyak lagu pembebasan dalam bahasa ibunda mereka sendiri ? mengapa harus ditambah oleh kita yang sehari-hari berbahasa lokal?

Bukan sahaja lirik lagu mereka itu berbahasa indnesia , malahan isu-isu yang dibawa juga sangat mudah difahami. Dan sesekali bersifat komedi dan kala lain nya berterus terang. Terdapat variasi dalam penulisan mereka yang kreatif .

Dan perjuangan komunitas mereka secara kolektif yang dinamakan Taring Babi juga sangat bersosialisasi bersama masyarakat.

lihat saja video mereka …. Marjinal dan Taring Babi.

MARJINAL EPISODE SATU

MARJINAL EPISODE DUA

MARJINAL EPISODE TIGA

MARJINAL FINALE EPISODE

Cam sial dua hari habis masa potong video dan upload ke youtube . Walaupun ade bonus track mereka berbuat kerja bakti yang aku tak upload sedangkan multiply dan esnips cuma hanya benarkan saiz fail kecil saja untuk di upload .Dan stage 6 dah tak lagi beroperasi. shite

Mac 29, 2008 DIkirim oleh adiospunk | apolitik, aritistik, musik, punkrock, video | | 4 komen

grafitti- Dan dinding tak mendengar tapi mereka bersuara

Mac 29, 2008 DIkirim oleh adiospunk | aritistik | | Tiada Komen

Homicide - yang merubah pandanganku terhadap hip hop

Kali pertama aku disarankan mendengar Hip hop dari Indonesia yang menggelarkan diri mereka sebagai Homicide , aku tak bersemangat langsung kerana aku cuma membayangkan Saykoji , artis Hip Hop yang tak sehebat mana yang juga dari seberang.

Tapi bila aku dengar Homicide dengan track berbahasa Indonesia yang semaksima kelajuan bunyi aku terus terpegun dan kagum . Aku langsung tak faham apa yang mereka katakan , tapi aku cukup sedar yang itulah rapping paling laju paling laju pernah aku dengar dalam bahasa melayu. Mungkin jelmaan Bone Thug n Harmony di alam Nusantara.

Tapi bila aku baca lirik , terus saja aku meletakkan mereka dikalangan genius dalam bidang penulisan .

Adalah bagaimana manusia menyebut nama tuhannya:

“tebas lehernya dahulu baru beri dia kesempatan untuk bertanya”

Pastikan setiap tema legitimasi agama seperti hak cipta

Supaya dapat kucuci seluruh kesucianmu dengan sperma

Persetan dengan Surga sejak parameter pahala

Diukur dengan seberapa banyak kepala yang kau pisahkan dengan nyawa

Cool ! aku tak pernah dengar bahasa yang sebegitu dalam lirik lagu. Padat dan tajam. Serta cukup untuk mengambarkan kebodohan di pihak fasis .
Malah , aku telah meletakkan mereka sama tingkatnya dengan band kegemaran aku , Propagandhi. Bukan kerana kepercayaan atheis mereka yang sama , tapi kerana kebijaksanaan mereka dalam menyusun lirik lagu politikal dan sangat bijak dan berani.

Di setiap baris pun mampu membuatkan aku berfikir betapa mereka sangat bijak bermain dengan perkataan sebagai senjata mereka.

“Partai bisa ular, belukar liberal
Gengis Khan mana yang coba definisikan moral”

Dan betapa sinisnya

“Melahap dunia menjadi pertandingan sepakbola
Penuh suporter yang siap membunuh jika papan skor tak sesuai selera”

Dan bila aku dengar lagu bahasa melayu yang seterusnya bertajuk Semiotika rajatega …. maka , aku tak berpaling lagi mengatakan inilah band hip hop terhebat pernah aku dengar (sememangnya homicide adalah satu-satunya hip hop yang aku dengar)

HOMICIDE SEMIOTIKA RAJATEGA LYRICS

MC hari ini lebih banyak menggunakan topeng dari Zapatista
Hampir sulit membedakan antara bacot patriot dan miskin logika
Bicara tentang skill kompetisi, mengobral sompral
Jatuh setelah berkoar, lari dengan ujung kontol terbakar
MC butuh federasi dan breakbeats berdasi
Untuk sekantung wacana basi dan eksistensi
MC Tampon, mencoba membuat mall menjadi Saigon
Amunisi tanpa kanon, mucikari martir yang gagal mencari bondon
Sarat kritik, kosong esensi seperti khotbah kyai Golkar
Bongkar essay kacangan lulabi usang pasca makar
Gelora manuver rima Kahar Muzakar
Tak akan pernah dapat menyentuh beat pembebasan B-Boy Ali Asghar
Hiphop chauvinis, kontol kalian bau amis, memang tak akan pernah habis
Persis duet Hitler tanpa kumis dan Earth Crisis
Krisis identitas, menyebut teman tongkrongannya ‘niggaz’
Sebut dan diss nama kami, kubuat bacot kalian karam seperti Tampomas
Berusaha setengah mati menjadi negasi
Berlindung di belakang pembenaran interpretasi, basa-basi
Mengobarkan kebanggaan dengan microphone terseret
Tak sabar menunggu saat monumental kalian berduet dengan Eurrico Guterrez

Ternyata rencana invasimu lebih meleset dari konsepsi
Dan prediksi partai marxist akan kematian borjuasi
Melemparkan invitasi MC pada setiap rima
Dan Homicide masih mendominasi sensus kematian populasi akibat rajasinga
MC adalah negara yang membuat kontradiksi tak pernah final
Tanpa manifestasi yang sesubstansial gerilyawan maoist di Nepal
Lirikal neoliberal, yang memaksa indeks lirikmu turun drastis
Dan terlihat lebih dungu dari logika formal, terlalu tipikal
Dan masih jauh dibawah horizon minimal
Memiliki nasib yang sama dengan PSSI dalam kancah internasional
Hadirkan konfrontasi maka MC lari mencari pengacara
Dan mengakhiri argumen dengan histeria seperti Yudhistira tanpa hak cipta
Jangan berharap unggul dengan skill bualan ala TV Media
Yang membuatmu dan Iwa tersungkur dalam satu kriteria

Representasi yang membuatmu nampak seperti fatamorgana
Membuat setiap microphone battle berakhir dengan wajah yang sama
Persetan dengan persatuan, hiphop hanya memiliki empat unsur
Dua mikrofon, kau dan aku, tentukan siapa yang lebih dulu tersungkur

Memang memuakkan melayani diplomasi scene lawakan
Tapi pasti kalian dapatkan jika kalian ingin konflik atas nama kebanggaan
Bidani bacot imortalitas hiphop murahan seperti liang dubur
membuat lagu lama konservatif keluar liang kubur
Karena aku adalah seorang kapiten neraka mematahkan pedang panjang para lokalis duplikat dan plagiat para Wu-Tang
Arwah objek kritik lapuk layak sosialisme ilmiah
Mencoba mengancam dengan lulabi akidah
Paku dalam bingkai kaca keagungan moralitas, persetan kuantitas
Kematian memang identitas yang tak perlu imortalitas
Label adalah reduksi
Komoditas residu industri
Kultural hegemoni
Membidani oponen dalam posisi
Prosa pramudya yang bukan Ananta Toer
Mengepal jemari meski dengan batas teritori yang terkubur

Me-manage kalbu tanpa retorika Aa Gymnastiar
Menembus urat nadi distribusi tanpa harus membuat izinku terdaftar
MC menabur bensin dan tak pernah punya nyali menyalakan korek
Membacot dibelakang punggung lebih parah dari CekNRicek

MC yang sama petantang-petenteng
Sekarang membawa icon peace lebih banyak dari para anggota Slank
Kalian para martir hiphop
Patriot tai kucing
Yang membela lubang pantat logika dengan darah
Siapkan microphone kalian dan siapkan untuk menutup lubang tai sejarah
Dan bagi kalian yang menginterpretasikan lagu ini untuk kalian..
Lebok Tah Anjiing!!!

Kepala aku terus teringat akan sosok hip hop Malaysia Too Phat dan Pop Shuvit.

“Membuat setiap microphone battle berakhir dengan wajah yang sama
Persetan dengan persatuan, hiphop hanya memiliki empat unsur
Dua mikrofon, kau dan aku, tentukan siapa yang lebih dulu tersungkur”

Aku tak dapat bayangkan sekiranya Homicide street Style mikrophone battle dengan taik-taik dari malaysia tu . Aku jamin yang kelajuan Homicide akan menjadikan mereka semua sebagai MCs Tampon.

Cuma hal yang menyedihkan Homicide sudah bubar dan tiada lagi harapan untuk menyaksikan mereka beraksi . Mitos tentang kumpulan ini akan terus di perkatakan .

Mac 27, 2008 DIkirim oleh adiospunk | aritistik, lirik, musik | | 1 Komen

puisi pening tapi gempak

Kembalikan Indonesia Padaku

 

                    Hari depan Indonesia adalah duaratus juta mulut yang

                        menganga

                Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 watt,

                        sebagian berwarna putih dan sebagian hitam, yang

                        menyala bergantian.

                Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong

                        siang-malam, dengan bola yang bentuknya seperti

                        telur angsa

                Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang

                        tenggelam karena seratus juta penduduknya.

                                Kembalikan

                                Indonesia

                                padaku.

                Hari depan Indonesia adalah satu juta orang main

                        pingpong siang malam dengan bola telur angsa di

                        bawah sinar lampu 15 wat.

                Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang pelan-pelan

                        tenggelam lantaran berat bebannya kemudian

                        angsa-angsa berenang di atasnya.

                Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang

                        menganga, dan di dalam mulut itu ada bola-bola

                        lampu 15 wat, sebagian putih dan sebagian hitam,

                        yang menyala bergantian.

                Hari depan Indonesia adalah angsa-angsa putih yang

                        berenang-renang sambil main pingpong di atas

                        pulau Jawa yang tenggelam dan membawa seratus juta

                        bola lampu 15 wat ke dasar lautan.

                                Kembalikan

                                Indonesia

                                padaku.

                Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong

                        siang malam dengan bola yang bentuknya seperti

                        telur angsa

                Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang

                        tenggelam karena seratus juta penduduknya.

                Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 wat,

                        sebagian berwarna putih dan sebagian hitam, yang

                        menyala bergantian.

                Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang

                        menganga.

                                Kembalikan

                                Indonesia

                                padaku.

 

 

aku cedok dari website

Mac 21, 2008 DIkirim oleh adiospunk | apolitik, aritistik, puisi | | Tiada Komen

meyimetrikan simetri

Aku suka gambar ni . Bukan sebab awek-awek seksi .

Tapi sebab awek-awek simetri .

Paksi yang tepat telah membuatkan diorang nampak cool.

Mac 20, 2008 DIkirim oleh adiospunk | aritistik, bongok, filem, lirik, tongong | | Tiada Komen

Mimpi yang berteknologi tinggi

Gael García Bernal memang aktor paling gempak dalam dunia . Aku pun tak tau kenapa hampir semua cerita lakonan dia  jadi kegemaran aku.

Mungkin sebab nama dia tak sebesar produk Hollywood dan dia sendiri yang belum cukup terkenal di kalangan kawan-kawan aku. Macam biasa , kalau dah terkenal nanti aku akan cari hero lain yang yang hebat dan kurang ternama untuk jadi idola baru.

sains mimpi adalah filem dia yang terakhir aku tengok. Itupun sebab cerita baru dia tentang bolaspak belum ada kat dunia perkongsian torrent. Tapi aku memng suka gila ngan filem ni yang membawa aku ke dunia abstrak surrealism .

Karektor dia sebagai orang pelik yang tak dapat bezakan antara sedar atau di di alam mimpi membuatkan aku sendiri keliru. Tapi aku suka scenery dalam cerita ni yang pelik dan tak masuk akal .

Mac 18, 2008 DIkirim oleh adiospunk | aritistik, filem | | Tiada Komen

leberasi pada dinding




Mac 13, 2008 DIkirim oleh adiospunk | apolitik, aritistik | | Tiada Komen